Jumat, 06 Mei 2011

Mengoperasikan Sistem Operasi berbasis Teks


A. Komponen Sistem Komputer


Komponen merupakan salah satu bagi yang sangat penting dari sistem komputer. Ada banyak komponen sistem komputer.
Terbagi 3 perangkat utama sistem komputer :

1. Perangkat keras (Hard ware)
2. Perangkat lunak (Soft ware)
3. Perangkat manusia (Brain ware)

Tiga perangkat di atas merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Perangkat Keras adalah suatu perangkat yang berfungsi melakukan proses masukan, prose pengolahan data, dan proses keluaran. Perangkat keras terbagi lagi menjadi 4, yaitu :
1. Perangkat masukan (Input Device)
2. Perangkat CPU (Central Processing Unit)
3. Perangkat Keluaran (Output Device)
4. Media Penyimpanan Data (Storage)

Contoh :
1. Perangkat masukan (Input Device)
- Mouse
- Keyboard






2. Perangkat CPU (Central Processing Unit)
3. Perangkat Keluaran (Output Device)
- Printer
- Monitor
- Speaker








4. Media Penyimpanan Data (Storage)
- Disket
- Harddisk
- Flash disk
- CD/DVD
- Memory Card









Perangkat Lunak adalah suatu perangkat yang berfungsi sebagai jembatan penghubung antara perangkat keras (hardware) dan pengguna (brainware). dan salah satu perangkat lunak yang paling utama dalam sistem komputer adalah Sistem Operasi (operating system).
Pelayanan operasi tersebut secara garis besar meliputi:
* Layanan layar monitor dan keyboard
* Layanan pembacaan dan penulisan dari/ke media penyimpanan
* Layanan eksekusi program aplikasi
* Layanan pencetakan
* Layanan lalu lintas data dengan perangkat lain di luar komputer

Secara garis besar Sistem Operasi dapat di bagi menjadi dua, yaitu sistem operasi berbasis teks dan lebih dikenal dengan DOS (disk operating system) dan sistem operasi berbasis GUI disebut windows.

Perintah / instruksi di dalam DOS dikelompokkan menjadi 2 yaitu ;
1. Internal Command
Adalah perintah yang tidak lagi membutuhkan file khusus,karena semua
instruksi internal sudah ditampung dalam file command.com
2. External Command
Adalah perintah yang memerlukan program khusus yang disimpan dalam
bentuk file tertentu sehingga unuk menjalankannya harus ada file
tersebut.
Contoh Perintah Internal Command :
Date
Perintah ini digunakan untuk menampilkan atu mengganti sistem tanggal
komputer.

Contoh :
C:>Date
Maka di layar akan muncul
Isikan tanggal dengan format (mm-dd-yy) bulan-hari-tahun atau hari-bulantahun
jika format penanggalannya (dd-mm-yy).
TIME
Perintah ini digunakan unuk mengganti jam (waktu) sistem komputer dengan
format jam:menit:detik
DIR
Bentuk umumnya :
DIR(drive:)(path)(filename)(/p)(/w)(/a)((:atribs))(/o)((:)(/s)(/b
)
Perintah dir digunakan untuk melihat isi sebuah directory.
· /p :untuk menampilkan nama file per halaman(page).
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 1
· /w :untuk menampilkan nama file secara mendatar/melebar (wide).
· /a :menampilkan semua file terutama file yang dihidden dengan
attribute+h
· (Hidden).
· /o :untuk menampilkan file dalam bentuk terurut:
· n berdasarkan nama file (alphabet).
· e berdasarkan tipe file (extension).
· S berdasarkan ukuran dari kecil ke yang besar
· D berdasarkan tanggal dan waktu
– untuk mengembalikan instruksi.
· /s :untuk menampilkan file dan root directory sampai sub-directory.
· /b :untuk menampilkan file dan directory perbaris.
· /l :untuk menampilkan file atau directory dalam bentuk huruf kecil.
· /c :untuk menampilkan rasio pengkompresan.
CLS
Clear screen digunakan untuk membersihkan semua tulisan yang ada di layer
computer.
COPY
Perintah ini digunakan untuk menyalin atau mengkopy file. Bentuk umum
perintah ini adalah sebagai berikut :
Copy [file_asal] [file_tujuan]
Contoh :
A:\>copy a:\tugas c:\latdos
Perintah diatas menunjukan perintah untuk mengkopi file pada directory
tugas di
disket ,dan disalin atau dicopykan ke directori c:\latdos
Hasil perintah diatas sbb:
Pada gambar diatas menunjukkan bahwa proses pengcopy-an berhasil yaitu
berupa file
TUGASM~1.doc
Contoh lainnya:
A:\>copy a:*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file dari drive a ke c:\latdos
A:\>copy ??g*.* c:\latdos
Digunakan untuk meng-copy semua file yang huruf ketiganya g ke c:\latdos.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 2
DEL
Berfungsi untuk menghapus atau mendelete file. Bentuk umum :
Del[nama_file]
Contoh:
C:\latdos>del *.doc {digunakan untuk menghapus semua file yang berektensi
doc}
REN
Digunakan untuk mengubah (Rename) nama file dengan file yang baru.Perintah
ini tidak akan mengubah isi dari file tersebut. Bentuk umumnya:
REN
Contoh:
C:\>ren tugasm~1.doc tugasku.doc
Perintah diatas berarti mengubah nama file dari tugasm~1.doc menjadi
tugasku.doc
VOL
Perintah ini digunakan untuk menampilkan Volume label atau nomor seri dari
sebuah disk.
Contoh:
A:\>Vol
TYPE
Digunakan untuk menampilkan file text.perintah ini hanya bisa digunakan
untuk satu file saja dan hanya untuk file text.
Contoh:
A:\>type surat.txt {diasumsikan file surat.txt ada di disket}
MD|MKDIR (Make directory)
Bentuk umum:
MD [Nama_direktory]
Contoh:
C:\>md dos622
C:\>md data
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 3
Untuk melihat direktori yang telah dibuat ketikkan: dir
CD /CHDIR
Change directory atau pindah directory.
Perintah ini digunakan untuk pindah directory atau mengubah directory aktif.
Contoh:
C:\>cd\dos622
Terlihat sekarang bahwa direktori yang aktif adalah direktori dos622
RD (Remove Directory)
Bentuk Umum:
RD [nama_sub_directory]
Perintah Rd digunakan utuk menghapus subdirectory.Syarat agar bisa
menghapus sebuah directory adalah:
· Posisi penghapusan subdirectory yang akan dihapus harus berada diluar
dari subdirektori tersebut.
· Direktori yang akan dihapus harus benar-benar kosong.Jika tidak
kosong gunakan insstruksi del*.*
Kemudian Perintah RD Bisa digunakan.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 4
Kemudian Hapus directory dos622
PROMPT
Bentuk umumnya:
PROMPT [prompt_text] [$parameter]
Parameter yang ada:
· $g :menempilkan karakter>
· $h :menghapus kerekter sebelumnya(berfungsi seperti backspace).
· $n :menampilkan default disk yang digunakan.
· $p :menampilkan posisi direktori yang sedang aktif dari drive default.
· $q :menampikan karakter “=”
· $t :menampilkan jam yang aktif
· $v :menampilkan versi MS-DOS yang dipakai.
· $$ :menampilkan karakter “$”.
· $_ :pindah baris (line feed).
· $1 :menampilkan karakter <.
· $b :menampilkan karakter !.
· $d :menampilkan tanggal yang aktif.
· $e :berfungsi sebagai tombol ESC.
Prompt di MS-DOS menunjukkan bahwa DOS siap menerima perintah. Secara
default bentuk prompt adalah :
C:>
Contoh penggunaan prompt:
Prompt $L$L Ragil Thea $G$G$_$_$P$G
Maka akan diperoleh hasil berikut ini :
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 5
Untuk selalu mendapatkan bentuk tanda prompt seperti yang anda inginkan
maka kita bisa menempatkan perintah prompt tersebut pada file
AUTOEXEC.BAT
VER
Digunakan untuk menampilkan versi DOS yang digunakan.
Contoh:
C:\>ver
2. Perintah External Command
Contoh :
FORMAT
Bentuk Umum:
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/F:size][/B][/S]
FORMAT drive:[/V[:Label]][/Q][/U][/T:tracks/N:sector][/B|s]
FORMAT drive:[/Q][/U][/1][/4][/8][/B|S][/BACKUP]
/V :Menentukan Volume Label sebagai Identitas disk Panjang character <=11
/Q :Memformat Drive dengan cepet (Quick).
/U :cara ini digunakan untuk hardisk yang sering mengalami kesalahan baca
dan tulis
/F:size :menentukan kapasitas disk yang akan di format.
/B :memberikan cadangan tempat untuk system operasi seperti IO.SYS dan
MSDOS.SYS pada disk yang baru di format.
/S :menyalin system operasi seperti file IO.SYS dan MSDOS.SYS dan
Command.Com dari system yang memiliki drive startup.
/T:tracks :menentukan jumlah tracks
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 6
/N:sector :menentukan jumlah sector per track operator /N digunakan
bersama /T
tetapi tidak dapat digunakan bersam /F.
/1 :memformat pada satu sisi dari floppy disk.
/4 :memformat disket 51/4 inch
/8 :memformat disket 5 ¼ inch dengan 8sector per track.
Backup :instruksi ini disebut dengan undocumented instruction yang akan
memformat disket yang setelah menanyakan label kemudian akan secara
otomatis menuju prompt tanpa adanya Kalimat FORMAT ANOTHER [Y/N]
Contoh:
A:\>Format c: /V:Ragilt
CHKDSK
Bentuk:
CHKDSK (drive:) ((path)filename) (/F) (/V)
Perintah ini digunakan untuk menampilkan status dari disk,kesalahan yang
ditemukan pada FAT(file system),keutuhan dari file dan disk,menampilkan
total memory yang masih tersedia,melihat sitemnya serta dapat juga
memperbaikinya bila ada kesalahan.Jika CHKDSK menjumpai adanya error
maka akan memberikan pesan untuk tindak lanjutnya.
Parameter
/F :digunakan untuk memperbaiki kesalahan pada disk.
/V :digunakan untuk menampilkan setiap file di setiap directory
Instruksi CHKDSK hanya akan mengenal kesalahan fisik. Sehingga jika
terjadi
kesalahan/error Cross-Linked CHKDSK tidak dapat memperbaiki kesalahan
atau error tersebut.
Gambar CHKDSK
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 7
DISKCOPY
Digunakan untuk membuat salinan disket.dalam DOS Versi 6.X perintah ini
bisa
digunakan untuk menyalin satu sumber ke sumber lainnya Bentuk Umum:
DISKCOPY (drive1:drive2:))(/1(/V)
Switches
/1 :menyaliln hanya pada satu bagian saja.
/V :menguji file yang telah disalin.
Contoh:
A:diskcopy A: A:
Mengkopy dari drive sumber A: ke A:
A:diskcopy A: B:
Mengkopi sumber A: ke B:
Note:
Instruksi diskcopy hanya dapat digunakan pada floppy disk.Diskcopy tidak
bisa
digunakan untuk mengkopy dari dank e harddisk.
FDISK
Fdisk digunakan untuk mengetahui informasi tentang partisi harddisk yang
dimiliki serta dapat juga melakukan:
· Membuat partisi dan drive Logical (Logical Drive).
· Mengatur partisi yang aktif.
· Menghapus partisi dan logical drive.
Bentuk Umum:
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 8
FDISK/STATUS/MBR
Keterangan :
/status : Untuk menampilkan informasi tentang partisi dari sistemkomputer
kita.
/mbr : Master Boot Record parameter ini bisa ditambahkan jika kita ingin
memformat hard disk yang terinfeksi Virus boot record.
Jika menggunakan FDISK maka data pada partisi yang akan diubah akan
hilang jadi backuplah terlebih dahulu
Menu Utama FDISK pada DOS 6.22
Dari Gambar diatas terdapat 4 Opsi yang disediakan oleh FDISK:
1. Create DOS Partition or Logical drive,berfungsi untuk membuat partisi
DOS
atau drive Logical DOS.
2. Set Active partition, berfungsi untuk mengatur partisi yang akan
diaktifkan.
3. Delete partition or Logical drive,berfungsi untuk menghapus partisi DOS
atau Logical Drive.
4. Display partition information,berfungsi untuk menampilkan informasi
tentang partisi.
Membuat Partisi DOS atau Logical Drive
Hardisk dapat dibuat partisi-partisi yang terdiri dari DOS INTi,partisi
perluasan dos,dan partisi bukan DOS.Untuk membuat masing masing partisi
dilakukan dengan cara sbb:
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 9
· Partisi DOS INTI
b. Dari menu utama FDISK pilih pilihan [1] lalu tekan enter. Maka akan muncul
layer seperti gambar dibawah ini:
Kemudian pilih [1] kemudian tekan enter kembali.
Pilih [y] dan tekan enter ,fdisk akan mengambil seluruh ruang harddisk.Jika
hanya ada satu harddisk maka akan muncul:
Jika anda ingin membuat partisi DOS Inti yang hanya menempati sebagaian
dari ruang hard disk maka Ketikkan N,dengan demikian kita bisa membagi
hard disk menjadi drive C dan drive D.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 10
Jika anda memilih N maka untuk membuat partisi akan ditampilkan layer
seperti berikut:
Pada Komom create primary DOS Partition sis dengan keinginan anda
misalnya setengah dari total harddisk [1000] kemudian tekan Enter
Primary partition telah berhasil dibuat kemudian tekan ESC Untuk kembali ke
menu utama Created Partition or Logical Drive kemudian Pilih [1] dan enter
stelah itu akan muncul menu seperti gambar dibawah ini dan kemudian pilih
[2] disertai Enter.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 11
Setelah itu akan ditampilkan layer seperti berikut ini kemudian tekan enter:
Logical drive telah berhasil di buat untuk melanjutkan anda tinggal menekan
ESC
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 12
Logical drive telah di buat dan menempati Menjadi Drive D: Kemudian tekan
ESC
Kemudian anda akan kembali ke FDISK Option kemudian pilih [2] untuk
menset partisi yang aktif pilih 1 kemudian tekan Enter setelah muncul
tampilan sbb tekan ESC untuk melanjutkan.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 13
Kemudian tekan ESC untuk keluar dari Fdisk
SCANDISK
Bentuk Umum:
SCANDISK
[drive:][drive:][/all][checkonly|autofix[/nosave]|custom][/surface][/mono]
[/nosummary][/fragment][/undo]
Keterangan:
Drive :berisi drive yang akan dicheck
/AUTOFIX :digunakan untuk mengecek dan memperbaiki jika ada
kerusakan tanpa meminta konfirmasi dari kita untuk memperbaiki atau tidak.
/ALL :digunakan untuk menecek dan memperbaiki semua local drive
· /CHECKONLY:digunakan untuk mengecek drive tanpa perbaikan.
· /CUSTOM :digunakan untuk menjalankan scandisk dengan
· menggunakan konfigurasi dari file scandisk.ini
· /MONO :digunakan jika kita menggunakan monitor monochrome.
· /NOSAVE :digunakan untuk menghapus cluster yang rusak jika
· ditemukan tanpa merekam data.
Modul Sistem Operasi Berbasis Teks (DOS) 14
· /NOSUMARRY:digunakan untuk tampilkan hasil output tanpa full
screen
· untuk setiap kali pengecekan.
· /SURFACE :aotomatis cek permukaan disk sebelum mengecek lainnya.
· /UNDO :untuk membatalkan proses scandisk.
· /FRAGMENT :untuk mengecak file yang sudah didefragmentasi.
Contoh:
A:\>scandisk c:
Artinya mengecek drive c
C:\scandisk /all
Artinya mengecek semua drive yang ada.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar